Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

Apa Kata Anak ITB Tentang Cinta?

by - Monday, September 17, 2018

“Cinta adalah.. merasakan seluruh emosi jungkir balik dan berbaur menjadi satu. Merasa segalanya akan baik-baik saja selama berpegangan tangan dengannya. Seperti sedang bermimpi... dengan kedua mata terbuka lebar-lebar.” - Winna Efendi

Beberapa temanku di kampus lain sering iseng untuk minta cariin pacar anak ITB. Boro-boro bisa nyariin dah, yang mau bantuin aja butuh dicariin duluan juga. HAHAHA! Hmm, permintaan tolong itu agak sulit kulakukan karena memang dasarnya anak ITB nggak gampang (dan nggak sesulit itu juga sih) untuk pacaran. Rahasia umum kalau anak ITB tipikal yang ambisius, pengejar IPK 4, rajin belajar, aktivis kampus, pokoknya pembakti pada janji salam Ganesha, "Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater". Makanya, nggak ditambah jadi "kamu sang pacar" di salamnya, ya karena pacaran bukan suatu prioritas buat anak ITB.

Sumber: pexels

Ah massssaaaa?

Aku berani jawab gini karena sempat mengajukan kuisioner ke beberapa teman laki-laki di kampus yang kebetulan tidak atau bahkan belum pacaran sama sekali. Meskipun jumlah respondennya nggak cukup banyak, kita bisa anggap ini valid karena sebarannya merata hampir di berbagai jurusan yang ada. InsyaAllah ya :D

Buat anak ITB, mereka nggak pacaran karena katanya lagi fokus studi demi meniti karier, nurutin nasihat orangtua, bingung sama siapanya, ada yang lagi proses menuju ke sana, bahkan ya karena memang nggak mau dan nggak berpikir bahwa pacaran itu harus. Di sisi lain, ada juga orang-orang yang nggak cukup PD dan mampu berkomitmen, trauma, bahkan rasa kecewa sama manusia dan malas untuk mengejar kalau yang dikejar nggak menanggapinya. 

Suatu hari senang datang, nikmati saja. Tapi suatu hari sedih akan lebih berkesan, nikmati saja. - NKCTHI

Anak ITB juga sesungguhnya makhluk Tuhan seperti pada umumnya, yang punya hati, otak, pikiran, nurani, dan perasaan sebagaimana manusia lainnya. YAIYALAH CIP! Jangan salah, ketika jatuh cinta, mereka juga bisa ngerasain debar-debar di dada, detak jantung yang naik-turun tak teratur,  perasaan senang berbunga-bunga. Kalau kata orang mah there's butterflies in my stomach. Padahal bisa jadi, memang ada penurunan aliran darah ke organ tertentu yang akhirnya ngerasain fluttery di perut itu, haha! 

Jatuh cinta berjuta rasanya
Biar siang biar malam terbayang wajahnya
Jatuh cinta berjuta indahnya
Biar hitam biar putih manislah nampaknya
- Titiek Puspa

Dan anak ITB nggak bisa bilang nggak setuju ketika mereka jatuh cinta... ada perasaan bahagia dan semangat ngelakuin kegiatan di hidupnya, suasana campur aduk tak terdeskripsikan, pemikiran untuk mulai saling menjaga dan merencanakan hidup di masa depan. Tapi jatuh cinta juga katanya bisa bikin bego mendadak, candu, logika nggak jalan, kepikiran terus yang bikin repot, kacau banget deh pokoknya! Jadi nih, kalau mau bikin anak ITB nggak amb*tch banget, bikin aja jatuh cinta untuk dijatuhkan sejatuh-jatuhnya. Haha, parah banget Acipa jahatnya :(

Eits jangan salah, anak ITB juga bisa kok mendefinisikan cinta menurut mereka--meski ya sejujurnya cinta itu sendiri can't even describe by any words, terlalu luas ya kan? Tapi gini, rasa cinta menurut anak ITB semacam perasaan yang mengikat orang-orang dalam kepercayaan, toleransi, kasih sayang, rasa memiliki, melindungi, merelakan, berkorban, perjuangan, membahagiakan. Cinta itu nggak lebih dari penerapan komitmen dan konsistensi, cuma ada baper-bapernya gitu... katanya.

Cinta adalah reaksi yang terjadi dikarenakan aktivitas hormon serotonin dan oksitosin di dalam tubuh dimana reaksi tersebut akan melemahkan otak sehingga membuat kita sering melakukan hal-hal yang sangat bodoh. - Aufthanos, salah satu responden dengan nama samaran

Balik lagi soal pacaran, gampang nggak sih buat anak ITB untuk bisa ngegaet calon pacar? Jawabannya antara gampang atau susah, nggak ada yang gampang banget atau susah banget buat anak ITB mah lah ya... *jumawa*. Buat mereka yang bilang susah, dari mulai pra dan pasca proses mencari pacar tuh ternyata butuh perjuangan, untuk siap nyatain dan siap akan penolakan juga, atau bahkan jenis worst case lainnya yang nggak terduga. Malah banyak di antaranya yang menganggap susah karena pemikiran mereka nggak lagi sekadar ngegaet pacar, tapi lebih jauh dari itu yakni menjadi pasangan yang siap menjalin ke tingkat hubungan yang lebih serius. Tjakep nggak tuh?

Anak ITB jelas berpikir kritis memastikan bahwa perasaan yang dialaminya benar-benar selayak itu untuk diutarakan ke lawan jenis, soalnya tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan, kondisi dan situasi yang mendukung benar-benar diperhatikan. Beneran deh, kalau sekadar bilang "aku suka/cinta kamu" pasti ez pz, tapi konsekuensi setelah balasan dari yang bersangkutannya itu yang jadi momok tersendiri buat kami para anak ITB. Begitu netizen, untuk diperhatikan bagi Anda sekalian yang mau sama anak ITB :D

Ketika ditanya kapan waktu yang tepat untuk berhubungan pun, banyak jawaban yang mengatakan bahwa hubungan semacam ini (re: romantic love) baik dilakukan ketika akan menuju masa pernikahan. Sebab mereka juga percaya bahwa untuk menjalin hubungan kayak gitu, butuh kemapanan dulu biar mereka siap untuk "nanggung beban" manusia lain selain diri mereka sendiri. Nah kalau urusannya hanya sekadar pacaran, nggak bisa dikatakan waktu yang tepat karena ya nganggapnya baru sekadar main-main dan bukan masalah banget ketika pacaran masih bermodal duit transferan Papa, kan memang belum untuk mandiri. Jadi masih yakin sama anak ITB kan? :))

“Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri, Kamu pernah merasakan rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam menjadi puisi oleh pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik dari jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi, kenapa kamu sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta.” - Tere Liye

You May Also Like

2 comment(s)

  1. BROKER TERPERCAYA
    TRADING ONLINE INDONESIA
    PILIHAN TRADER #1
    - Tanpa Komisi dan Bebas Biaya Admin.
    - Sistem Edukasi Professional
    - Trading di peralatan apa pun
    - Ada banyak alat analisis
    - Sistem penarikan yang mudah dan dipercaya
    - Transaksi Deposit dan Withdrawal TERCEPAT
    Yukk!!! Segera bergabung di Hashtag Option trading lebih mudah dan rasakan pengalaman trading yang light.
    Nikmati payout hingga 80% dan Bonus Depo pertama 10%** T&C Applied dengan minimal depo 50.000,- bebas biaya admin
    Proses deposit via transfer bank lokal yang cepat dan withdrawal dengan metode yang sama
    Anda juga dapat bonus Referral 1% dari profit investasi tanpa turnover......

    Kunjungi website kami di www.hashtagoption.com Rasakan pengalaman trading yang luar biasa!!!

    ReplyDelete
  2. Gilaaaa keren abis anak ITB ya. Kampus gue mah boro2 ngejar ilmu, berbakti, punya salam keren gitu. Ditanya 'makan apa nih nanti siang?' aja mikirnya sampe sore. :(

    ReplyDelete

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa