Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

Ngerasa Nggak Pernah Gagal?

by - Monday, June 04, 2018

Dari beberapa buku motivasi tentang orang-orang sukses, hampir kebanyakan di antaranya adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan. Apapun bentuknya deh, entah itu gagal berusaha, dipersulit sesuatu, ditikung orang, atau jenis kesukaran lainnya yang minimal sekali seumur hidup pernah mereka rasakan sebelum akhirnya menjemput nikmatnya kesuksesan yang mereka peroleh dan dielu-elukan dunia.

Terus aku bertanya ke diriku sendiri, “aku pernah gagal apa ya?” biar rasanya kalau nanti bikin buku biografi, menginspirasi dikit gitu, menyadarkan bahwa kalau aku sukses nanti (Amin Ya Allah), aku juga salah satu manusia yang pernah gagal.

Tapi rasanya aku nggak pernah segagal itu, Alhamdulillah di satu sisi, tapi aku khawatir aja, “apa jangan-jangan gagalku nanti diakumulasikan ya?” Astagfirullah.

Aku mungkin orang yang bisa dikatakan beruntung, katakanlah rutin juara umum, lolos masuk PTN lewat jalur SNMPTN atau yang orang-orang sebut sebagai jalur undangan, aku masuk di pilihan pertamaku, meski kemudian setelahnya IPK nggak bagus-bagus amat dan aku gagal masuk jurusan yang kuiinginkan.

Oh ya hei, inilah kegagalanku.

Aku gagal masuk jurusan Mikrobiologi dan “dilempar” ke jurusan satunya lagi di SITH Sains, apa lagi kalau bukan Biologi. Jurusan yang awalnya berharap aku nggak dapatkan karena ngerasa Biology is not me gitu. Meski ya sebenarnya, antara Mikro atau Bio sama-sama belajar tentang kehayatian—spesifikasi ukuran objek yang dilihatnya beda, tentu saja.

Terus apa aku sedih? Ya jelas lah!

Tapi IP di semester tigaku membuktikan, bahwa jurusan Biologi adalah jawaban yang sebenarnya, Allah tuh sesayang itu sama aku deh nggak ngerti lagi. IP TPB di dua semester sebelumnya yang cuma kepala 2, bisa berganti dengan angka 3 di depan dan akhirnya aku bisa dapat beasiswa. Nilai-nilai yang kayak empat pilihan ganda, berganti dengan huruf-huruf yang bervariasi kayak golongan darah (kecuali O ya!).

Aku mikir, “apa kabarnya ya kalau aku beneran masuk Mikrobiologi? Ngeliat laprak temenku yang lebih tebel dan ditulis tangan aja udah bikin sesak dada!” But well, Allah menunjukkan kuasa-Nya lagi. Meski tetap harus digarisbawahi adalah, semester enam nanti aku juga bakal ngerasain mata kuliah Mikrobiologi Umum dan IP semester 4-ku nyaris di ambang batas, haha!

Percaya janji Allah deh, apapun pilihannya itulah yang terbaik. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Q.S. Al-Baqarah: 216)


You May Also Like

0 comment(s)

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa