Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

Rajin Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya

by - Tuesday, May 29, 2018

Sejak kecil, kita pasti sudah diajarkan orangtua untuk terbiasa menabung. Berapapun jumlahnya, dimasukkan ke dalam celengan (entah itu berbahan kaleng, pecah belah, plastik, bambu—aku pernah pakai semua media itu, wkwk), ditabungkan lewat guru sekolah, dititipkan ke Mamah, atau dijajankan ke warung karena kita butuh makan dan menghidupi cacing-cacing di perut. Banyak banget versi menabung tuh, tergantung kamu memaknainya bagaimana.

Semakin lama, menabung jadi kerasa lebih susah, bukan karena nggak mampu menyisihkan sebagian uang jajan, tapi kenyataan hidup (dan gengsi, nah ini nih) memaksa kita harus bisa memenuhi keinginan, meski seringkali bukan kebutuhan yang benar-benar penting banget. Ya nggak sih?

Tapi, karena nggak semua orang terlahir dalam keadaan kaya dan selamanya menjadi orang kaya, manajemen keuangan haruslah dimiliki setiap insan, tak terbatas perempuan yang katanya mahir mengatur finansial, laki-laki pun harusnya pandai mengelola pemasukan dan pengeluaran.

Ada beberapa cara yang selama ini benar-benar kuterapkan dalam kehidupan keuanganku. Semuanya berjalan lancar, sampai negara api menyerang... ketika diskon dan promosi di waktu tertentu kadang suka bikin khilaf. Astagfirullah.

Metode 50:30:20

Ini pernah dibahas di beberapa artikel yang aku baca, intinya membagi jatah bulanan yang kamu punya (entah itu gaji keringat sendiri atau transferan dari orangtua) menjadi 50% untuk kebutuhan sehari-hari (makan, minum, kebutuhan rumah tangga, yang sifatnya UTAMA), 30% untuk keinginan yang sepatutnya tidak dihabiskan dalam sekejap kerlingan mata (baju baru, celana baru, tas baru, make up, dan sepertinya ini bisa digilir), dan 20% sisanya untuk tabungan yang benar-benar menabung dan sebagiannya bisa disisihkan juga untuk sedekah.

Buku Tabungan

Jangan cuma punya satu, minimal dua kalau bisa. Satu untuk rekening yang digunakan sebagai sumber gaji/transferan dan transaksi lainnya, satunya lagi untuk tabungan saja. Aku punya Mandiri karena harus seumat dengan rekening Abah & Mamah, dan satu lagi BNI Taplus Muda untuk keperluan kampus dan BNI Tapenas untuk tabungan berjangka. Meskipun sempat ‘nakal’, tapi percayalah aku sedang berusaha biar punya rumah di atas tanah bukan di lantai gedungan xP Rencananya mau buka tabungan di bank syariah dan akun BTPN Jenius, untuk kebaikan semua orang yang kusayangi :))

Voucher, Diskon, Cashback

Manfaatkan sebijak dan sebajik mungkin! Tahan keinginan beberapa saat kalau ternyata esok hari, item tersebut didiskon 70%, ada flash sale, berlaku voucher, bisa gratis ongkir, ditambah dapat cashback yang bisa disimpan. Kan lumayan! Rajin dan tekunlah untuk membandingkan dan sabar kalau malah kena zonk, karena perbedaan beberapa perak saja bisa semenyakitkan itu :’)

Terakhir, berdoalah, semoga kita kaya bermanfaat dan diridhoi Allah Ta’ala.


You May Also Like

0 comment(s)

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa