Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

Bola Mata yang Indah

by - Saturday, June 02, 2018

Di almanak calon kru Radio Kampus ITB 2016 dulu, selain biodata pribadi dimuat juga keunikan yang dimiliki masing-masing orang. Beberapa keunikan nggak lagi unik karena meskipun unik pada dirinya, beberapa yang lain punya jawaban yang sama, yaitu tahi lalat—meskipun ya beda-beda tempatnya sih.

Tapi tentu saja aku nggak menuliskan tahi lalat, soalnya seingatku nggak punya dan kalaupun ada, aku nggak ingat persis letaknya di mana. Dan pos ini selesai cukup sampai di sini.

Ya nggak lah!

Aku menuliskan keunikan yang aku merasa bangga akan hadirnya, warna lensa mataku. Iya, sebenarnya warnanya tidaklah berbeda dengan kebanyakan manusia Indonesia bersuku Sunda, rerata warnanya begitu-begitu saja, coklat kehitaman.

Tapi kata orang, warna di bola mataku ini bisa jadi lebih indah pada waktu tertentu. Ehem. Bukan sombong ataupun menyombongkan diri ya, sebenarnya aku juga nggak sadar akan hal itu sampai beberapa orang mengatakannya secara langsung.

“Syif, pakai lensa mata ya?”

“Matanya Acipa bagus tuh!”

Emang iya ya? Terus malah pipiku yang berubah warna jadi bersemu kemerahan bak kepiting direbus (aku gemes gitu kalau ada tulisan yang mendeskripsikan gini, haha).

Aku nggak tahu sih soalnya aku nggak bisa melihat mataku langsung dengan mataku sendiri, kecuali dibantu dengan alat bernama kaca atau cermin. Dan sebenarnya aku nggak yakin-yakin banget aku punya warna lensa mata sebagus yang orang-orang pikir.

Tapi yang kusadari sendiri adalah, di saat orang-orang bilang mataku bagus (dan nggak setiap waktu mereka bilang itu, tentu saja, seingat mereka dan kalau lagi memerhatikan aku saja) itu berarti aku lagi dalam kondisi good mood. Hati berbunga-bunga kah, perut berkupu-kupu kah, atau baru dapat transferan di akhir bulan, hehe.

Mataku merefleksikan perasaanku.

Kalau mulutku nggak bisa mengatakan yang sebenarnya, maka carilah jawabannya lewat mataku.
Kalau mulutku terpaksa berbohong, coba perhatikan apakah bola mataku bergerak ke kiri?
Kalau mulutku mengatakan yang berbeda dengan hatiku, lihat mataku kamu tahu jawaban sesungguhnya.

Aku senang mataku karena ia adalah anggota fisik terluar yang menyatakan apa yang ada meskipun jauh di dalam hatiku.

Terima kasih ya orang-orang yang bilang mataku bagus.



You May Also Like

0 comment(s)

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa